Playa Viva, Rumah Pohon Unik dari Bambu

Bicara tentang rumah pohon, yang langsung terbayang di benak kita pastilah sebuah rumah dari kayu yang dibangun di atas pohon. Mengingat Indonesia sendiri merupakan zamrud khatulistiwa dengan hutan dan pepohonan yang menutupi sebagian besar permukaan daratannya, rasanya tidak mustahil jika suatu ketika bisnis pariwisata menjual aspek rumah pohon ini sebagai salah satu atraksi wisatanya. Sebab tengok saja negara berikut ini yang menjual rumah pohon sebagai sumbu penarik wisatawan untuk datang ke sana!

Adalah Playa Viva, sebuah rumah pohon unik yang terbuat dari bambu. Rumah pohon ini berlokasi di Juluchuca, Meksiko, dan menjadi atraksi wisata untuk para pengunjung yang datang ke wilayah tersebut. Meski disebut sebagai rumah pohon, bukan berarti rumah ini sederhana dan tak berisi. Pasalnya, rumah pohon ini memiliki tempat tidur besar yang ekstra nyaman, ruang bersantai yang menghadap ke pantai, dan juga kamar mandi mewah yang sangat mengagumkan.

Jika dilihat dari kejauhan, Playa Viva berbentuk layaknya silinder yang menampilkan bagian dalam rumah pohonnya. Hal inilah yang kemudian membedakan rumah pohon ini dibanding penginapan lain di sekitarnya. Dinding pembangunnya terbuat dari bambu yang membuatnya terkesan klasik sekaligus tradisional. Tidak hanya itu, letaknya yang berada di pesisir Samudera Pasifik membuat penginapan ini memiliki pemandangan indah tak terlupakan dari balik jendela.

Memasuki Playa Viva, pengunjung akan dihadapkan pada ruang tamu mungil yang alami. Melangkah ke ruangan berikutnya, terdapat sebuah tempat tidur besar yang cukup untuk dua orang. Bagian kanan dan kirinya dihiasi dengan jendela kecil yang menghadap langsung ke pantai. Dengan demikian, pengunjung bisa bersantai sambil menikmati debur ombak di kejauhan.

Playa Viva dibangun oleh Artistree dengan bantuan dari Deture Culsign. Dengan memakan waktu sekitar enam bulan saja, penginapan ini bisa berdiri tegak dan memberikan senasasi tersendiri pada para wisatawan. Menariknya, hampir sebagian besar bangunan ini dibentuk dari bambu. Bahkan untuk kamar mandinya sendiri bernuansa alami dengan dinding bambu dan lantai kayu. Kesan hangatnya pun tidak terbantahkan.

Dirancang oleh Deture Culsign dan dibangun oleh Artistree, treehouse suite ini mampu diselesaikan hanya dalam waktu enam bulan saja. Tempat ini sengaja dibuat untuk para wisatawan yang ingin merasakan sensasi bermalam di alam terbuka dan memiliki pengalaman yang tidak akan terlupakan.

Gimana, ingin menginap di rumah pohon yang unik ini? Yuk, cicipi sensasinya!