Perbedaan Antara Kartun dan Anime

Film animasi adalah salah satu jenis tayangan yang masih menjadi favorit masyarakat umum. Tidak hanya disukai oleh anak-anak saja, bahkan masih banyak juga orang dewasa yang menyukai film jenis ini. Film animasi ini memang sangat menghibur dan tidak memiliki keterbatasan berkreasi bagi pembuatnya. Karena itulah, film-film ini biasanya memiliki cerita yang bervariatif dan lebih kreatif jika dibandingkan dengan film-film yang diperankan oleh manusia. Jika sebuah film diperankan oleh manusia, tentunya akan ada keterbatasan dari sisi manusianya sendiri dan mengenai keamanannya. Misalnya saja adegan meloncat dari gedung, terbang di ketinggian, dan lainnya. Sementara pada film animasi, semua hal bisa saja terjadi.

Banyak penggemar film ini menganggap semua film yang berbentuk animasi itu adalah film kartun. Padahal, tidak semua bisa kita sebut dengan kartun, karena beberapa jenisnya ada yang merupakan anime. Perbedaan yang paling jelas antara kartun dan anime, yaitu terletak pada negara yang memproduksinya. Namun, meskipun begitu akan lebih baik jika kita membedakan kedua hal tersebut.

Ketika seseorang menyebutkan anime, maka yang dibicarakan oleh orang tersebut sebenarnya adalah seluruh film animasi yang berasal dari negara Jepang. Sementara, kartun adalah film animasi dari negara-negara yang umumnya berasal dari Amerika atau Eropa. Tidak terlalu sulit untuk kita mengetahui apakah film animasi yang sedang kita saksikan ini adalah anime ataukah kartun, meskipun film animasi tersebut telah di dubbing. Alasannya, karena kedua hal ini memiliki perbedaan yang sangat jelas.

Kita dapat membedakannya melalui lokasi, kostum, jalan cerita, hingga gambaran tokohnya. Anime seringkali menggambarkan mengenai kehidupan sehari-hari, seperti sekolah atau lingkungan kantor. Terkadang, didalamnya juga akan dimasukkan beberapa kebudayaan Jepang. Misalnya saja, seperti festival kembang api atau musim panas. Sementara pada film animasi kartun, karena berasal dari banyak negara maka ceritanya akan lebih luas bergantung pada negara yang memproduksinya. Seperti pada kartun dari Amerika, yang sering menggambarkan tokoh superhero atau menceritakan mengenai petualang hewan.

Beberapa contoh anime yang terkenal di Indonesia adalah Sailormoon, Detective Conan, Doraemon, Naruto, Crayon Shinchan (sempat terjadi kontroversi mengenai anime ini) dan berbagai anime lainnya. Sementara, film animasi kartun yang cukup terkenal di Indonesia adalah Spongebob Squarepants, Masha and The Bear, Ben10 dan beberapa kartun lainnya. Namun sayangnya, keberadaan film anime di Indonesia mulai terancam karena berbagai hal antara lain biaya lisensi yang mahal dan tidak lulus sensor dari KPI. Bagi orang tua sendiri, meskipun film animasi ini biasanya ditujukan untuk anak-anak, namun sangat penting untuk tetap mengawasi anak saat menyaksikan film ini. Sebab, beberapa adegan dalam film animasi tidak patut ditiru dan tugas orang tualah untuk membimbing anak mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.