Legenda Masyarakat yang Diangkat Ke Layar Kaca

Mendengar kata “Sinetron”, pasti banyak yang langsung teringat dengan beberapa nama produser terkenal di Indonesia. Meskipun sinetron ini memiliki banyak haters, namun ternyata sinetron tetap saja masih memiliki banyak penggemar setia yang selalu siap menantikan di depan layar televisi. Terbukti sampai saat ini, sinetron masih menempati posisi waktu dimana orang paling sering menyaksikan televisi, yaitu sekitar pukul 7 malam hingga 10 malam. Pada jam tersebut, sebagian besar orang yang bekerjapun sudah sampai di rumah, dan berkumpul dengan keluarga sambil menyaksikan televisi.

Mungkin kita sudah tidak asing dengan sinetron yang bertemakan drama percintaan, tapi sekarang mulai banyak produser yang membuat sinetron berdasarkan pada legenda yang berkembang di masyarakat. Beberapa contoh legenda yang terkenal dan termasuk paling sering dibuat dalam bentuk sinetron maupun film yaitu kisah malin kundang, legenda roro jonggrang (asal muasal candi prambanan), legenda sangkuriang (asal muasal tangkubab perahu), legenda danau toba, legenda timun mas dan masih banyak lagi.

Sayangnya banyak juga legenda yang dibuat dalam bentuk sinetron ataupun film tidak sesuai dengan cerita yang beredar di masyarakat. Modifikasi secara berlebihan yang dimasukkan ke dalam cerita legenda tersebut merusak cerita aslinya. Tentu saja hal ini akan menjerumuskan anak-anak yang mengetahui legenda tersebut hanya berdasarkan pada sinetron yang disaksikannya. Agar hal ini tidak terjadi, ada baiknya produser melakukan berbagai hal berikut ini sebelum memproduksi sebuah sinetron legenda:

  • Lakukan penelitian tentang kebenaran legenda

Terkadang untuk satu legenda, ada beberapa versi yang dipercayai oleh masyarakat. Jika hal tersebut terjadi, lakukan penelitian mengenai kisah yang paling banyak di percayai oleh masyarakat. Hal ini bisa dilakukan dengan mengunjungi daerah tersebut, dan bertanya pada pihak-pihak yang dituakan di sana (dianggap berpengalaman).

  • Modifikasi jalan cerita sewajarnya

Tidak ada salahnya memodifikasi latar atau jalan cerita pada sinetron yang dibuat, namun lakukan sewajarnya saja. Jangan melakukan secara berlebihan, apalagi jika sampai merusak dan merubah hampir seluruh kisah asli legenda tersebut. Selain akan menjerumuskan anak-anak dengan cerita yang salah, perubahan pada kisah legenda dalam sinetron juga bisa berdampak pada hilangnya makna darikisah sebuah legenda.