Yuk Lihat Perkembangan Konten Lokal di Indonesia Saat Ini

Dunia Digital sangat berkembang saat ini, bisa dilihat bagaimana berkembangnya website, Youtube, Tiktok dan sebagainya. Dalam perkembangan itu, ada konten yang ikut mengiringi, entah itu konten dari luar ataupun konten lokal buatan anak bangsa sendiri. Jika dilihat dari perkembangannya, konten lokal Indonesia saat ini sangat berkembang, hal ini dapat kita lihat dalam beberapa media digital berikut ini:

PERKEMBANGAN WEBSITE

Website saat ini menjadi identitas atau rumah untuk usaha Anda secara online. Perkembangan website di Indonesia sangat meningkat seiring banyaknya usaha-usaha kecil hingga besar yang sadar akan pentingnya sebuah website.

Tentunya ini juga membuat penyedia hosting lokal, domain, jaringan lokal Indonesia meningkat. Peningkatan ini bukannya tanpa sebab, karena beberapa pertimbangan misalnya jika menggunakan web hosting, domain,jaringan lokal dan service lainnya yang seperti ditawarkan di Indowebsite.co.id maka website akan lebih cepat tanpa hambatan dan jikapun ada masalah dalam jaringan akan dengan mudah diatasi karena hambatan tergolong sedikit.

Konten lokal dalam dunia digital yang paling diingat misalnya website Kaskus, platform forum yang sangat digemari hingga memiliki nilai bisnis yang tinggi. Selain itu banyak website lokal seperti Tokopedia, Blibli, Bukalapak yang memimpin dalam dunia digital. Jika dilihat-lihat pun banyak website buatan anak negeri yang secara teknologi sangat canggih, modern dan bagus secara desain.

PERKEMBANGAN YOUTUBE

Pada tahun 2015, menurut Putri Silalahi Communication Head of Consumer & YouTube Google Indonesia, Pertumbuhan kreator Indonesia di YouTube sangat luar biasa. pertumbuhan jumlah konten lokalnya sudah empat kali lipat lebih banyak [dibanding tahun sebelumnya]. Bisa dibayangakn berpa banyak konten lokal di penghujung tahun 2020 ini. Bisa dibilang sangat banyak konten lokal yang bermunculan, dari yang asal-asalan sampai yang sangat menginspirasi penontonnya.

Berikut contoh konten lokal dalam Youtube yang sangat bagus:

source : kontan.co.id

Tilik, film ini sangat viral hingga sudah ditonton 23 juta kali oleh penonton Youtube. “Tilik” dalam bahasa Jawa memiliki makna “menjenguk”. Film arahan Wahyu Agung Prasetyo ini juga sudah mendapatkan sejumlah penghargaan. Dalam kanal youtube-nya Ravacana Films-pun Anda dapat menonton beberapa film lokal yang menarik.

Tasya Farasya, youtuber ini dalam channelnya banyak membahas mengenai review make up, skincare, bahkan sampai mengundang make up artist Indonesia yang berprestasi untuk berbagi ilmu make up kepada penontonnya

Fiersa Besari , Youtube Fiersa Besari pun bisa menjadi tontonan yang menarik karena sebagian besar konten yang dibuat adalah mengenai pendakian gunung-gunung di Indonsia.
Christina Lie, Youtuber ini banyak membahas bagaimana tips-tips untuk berwirausaha. Banyak bintang tamu yang diajak juga merupakan pengusaha-pengusaha lokal yang berkecimpung offline maupun online.

 

Masih banyak lagi konten lokal buatan anak bangsa yang original dan menginspirasi yang bisa kita temukan dalam Youtube.

PERKEMBANGAN FILM

Beberapa tahun ini industry film dalam negeri mulai bangkit, namun sayangnya pandemi saat ini membuat dunia perfilm-an banyak berhenti. Namun, dengan adanya dunia digital industry film masih bisa berjalan sedikit.

Netflix

source: theprint.in

Banyaknya pro kontra mengenai Netflix yang salah satunya film terlalu banyak bukan film Indonesia. Namun, yang menyenangkan saat ini sudah banyak film Indonesia yang sudah ditayangkan juga di Netflix. Tidak ketinggalan baru-baru ini keluarnya film “Bucin”, yang merupakan film original Netflix hasil karya Chandra Liow. Film original Netflix ini bersifat global, yang artinya film ini juga bisa ditonton oleh berbagai negara lain

Goplay


Anak usaha Gojek juga mulai serius membuat konten-konten lokal dalam platform-nya. Banyak film-film series besutan anak negeri yang bisa Anda nikmati di Goplay

 

Bioskop online

source:media.skyegrid.id

Layanan bioskop online membuat Anda dapat menikmati film-film Indonesia secara legal sehingga para sineas kita tetap bisa mendapatkan hak mereka. Dalam Bioskop Online ini kita bisa membayar dan menonton film-film Indonesia , seperti : Ziarah, Pendekar Tongkat Emas, Tabula rasa, Kucumbu Tubuh Indahku, bahkan pertunjukan musik.

Jika dilihat perkembangan digital dengan konten lokal cukup berkembang, namun apakah ini cukup? Tentunya tidak. Konten lokal kita dibandingkan konten-konten dari luar hanyalah sepersekian persen saja, belum lagi jika disaring dengan nilai “kualitas” yang disajikan dalam konten lokal tersebut.

Mengapa konten lokal diperlukan?
  • Konten lokal lebih sesuai dengan budaya bangsa kita, sehingga tidak ada gegar budaya atau bahkan bentrokan budaya didalamnya
  • Konten lokal sendiri akan menggali dan mengeskplore konten-konten lokal Indonesia lainnya
  • Mendukung perekonomian negara. Misalnya, dengan adanya bioskop online tersebut diatas, perekonomian dalam dunia film dapat berjalan dimana para sineas kita dapat menikmati hasil usaha mereka, dalam industri Youtube-pun dapat kita lihat bahwa sudah banyak yang secara serius menggarap konten mereka yang tentunya membuka peluang kerja dibidang ini
  • Membuat bangga pada kekayaan negeri, dan kemampuan SDM dalam negeri
  • Konten lokal lebih bisa diterima dan diserap nilai-nilai yang terkandung didalamnya karena sangat dekat dengan lingkungan kita

Ingat Gordon Ramsay yang membuat heboh saat datang ke Indonesia untuk membuat rendang?

source: Hipwee.com

hal itu yang seharusnya mengingatkan dan mendorong kita untuk membuat konten lokal berkualitas lainnya, karena masih banyak harta kekayaan dari budaya Indonesia yang bisa kita eksplore.

Kalau bukan kita, siapa lagi?