Tiga Fakta Menarik Tentang Nasi Padang

, , Comment closed

Nasi Padang merupakan sejenis nasi khas masyarakat Minang yang disajikan dengan berbagai lauk pauk. Makanan ini sangat populer di Indonesia dan menjadi favorit bagi banyak orang karena rasanya yang lezat serta gurih. Bahkan, tidak hanya masyarakat Indonesia saja yang jatuh cinta, penyanyi asal Norwegia yakni Audun Kvitland Røstad bahkan menciptakan lagu tentang nasi padang tahun lalu.

Nah, meskipun sangat populer, tampaknya banyak yang belum mengetahui tentang fakta menarik mengenai nasi padang. Berikut kami berikan daftar lengkapnya:

  1. Cabai merah asal Padang menghadirkan cita rasa yang berbeda.

Ada alasan yang pasti mengapa rasa nasi padang buatan Padang dan buatan Jawa terasa berbeda. Salah satunya adalah penggunaan cabai merahnya. Cabai merah asal Padang memiliki cita rasa dan karakteristik yang berbeda, yakni dilihat dari warnanya yang lebih cerah dan juga kandungan airnya yang rendah. Tidak hanya itu, cabai merah asal Padang juga bisa disimpan dalam kulkas hingga enam bulan dan tetap segar.

  1. Rendang bukanlah nama lauk melainkan cara memasak.

Di tahun 2011, pembaca CNN memilih rendang sebagai World’s Most Delicious Food atau Makanan Paling Lezat Sedunia. Akan tetapi, tidak banyak yang tahu bahwa rendang sebetulnya bukan nama lauk tetapi cara memasak. Teknik ini merupakan cara memasak dengan menggunakan santan dan bisa diterapkan untuk daging, ayam, telur, dan lain sebagainya.

  1. Makanan padang bisa dikategorikan sebagai makanan sehat.

Makanan padang seringkali dikategorikan sebagai makanan yang berkolesterol tinggi serta tidak sehat. Padahal, ada pula beberapa makanan padang yang bisa dikategorikan sebagai makanan sehat. Salah satunya adalah gulai tunjang, yang terbuat dari daging tendon dan dimasak dengan santan kental. Daging tendon mengandung kolagen yang bagus untuk tubuh. Tidak hanya itu, menurut beberapa peneliti, satu hal yang membuat makanan padang tidak baik untuk kesehatan adalah proses penghangatan untuk penyajian kembali. Oleh sebab itu, mengonsumsi makanan padang beberapa saat setelah dimasak sangatlah disarankan.