Perhatikan Hal Ini Sebelum Mengajak Bayi Belajar Renang

, , Comment closed

bgBodyParentAndBaby

marianswimmingpool.com

Kemampuan anak untuk berenang penting adanya untuk mulai dikembangkan sejak masa bayi. Hal ini dibertujuan untuk membiasakan anak berada didalam air dan bentuk pembelajaran metode penyelamatan diri. Penting sekali untuk mengajarkan bayi Anda untuk belajar berenang, terutama jika rumah Anda memiliki kolam renang atau berada dekat dengan perairan (danau, sungai dan pantai). Kejadian-kejadian seperti anak tenggelam karena terpeleset atau kelalaian orang tua untuk menolong dengan sigap bisa menjadi alasan mengapa penting sekali kemampuan ini untuk dikembangkan. Anda bisa ajak anak Anda belajar berenang bersama di salah satu waterpark Jakarta, Waterbom.

Banyak sekali argumen orang tua yang tidak mengizinkan bayi-nya untuk belajar berenang karena merasa tindakan tersebut sangat keji. Melihat bayi dibawa kedalam air memang sedikit menyeramkan. Namun, tindakan ini tidaklah berbahaya. Bayi sudah terbiasa berada didalam air sejak kandungan. Sehingga ketika bayi dibawa kedalam air, kemungkinan besar anak Anda malah merasa senang dan nyaman.

Mengajak bayi Anda untuk belajar berenang lebih mudah daripada mengajarkan pada anak-anak yang balita. Bayi memiliki insting yang kuat didalam air, sehingga ketika berada didalam air bayi akan langsung menggerakan tangan dan kakinya sesuai dengan gerakan renang yang baik dan benar tanpa harus diajarkan. Kesempatan ini bisa Anda gunakan untuk mempermudah Anda mengajarkan anak Anda berenang. Selain bergerak didalam air, Anda bisa mengajak anak Anda untuk belajar mengapung diatas air ketika masih bayi. Berbeda jika Anda mengajarkan anak Anda berenang diumur balita, Anda harus memulai dari nol.

Ada beberapa teknik yang bisa Anda gunakan untuk mengajarkan anak berenang. Pertama, pastikan anak merasa nyaman didalam air. Anda bisa mengajak anak Anda mengelilingi kolam renang dan memberikan sedikit cipratan air kepada anak. Jangan lupa untuk memberikan suasana yang positif, bisa dengan memberikan pujian dan mengajak anak Anda tertawa didalam air. Buat suasanya menjadi menyenangkan untuk anak Anda.

Baca bahasa tubuh anak Anda. Jika anak terlihat senang, berarti anak Anda sudah merasa nyaman. Gunakan kesempatan ini untuk mengajarkan anak Anda menahan napas didalam air. Ajak anak Anda menyelam selama beberapa detik bersama-sama. Sesudah sampai dipermukaan, secepatnya Anda usap muka anak dan ajak anak tertawa kembali. Lakukan ini setidaknya 5-10 kali dengan jarak waktu yang cukup panjang setiap sesinya. Anak akan terbiasa untuk menahan napas ketika berada didalam air.

Membiasakan anak untuk berada didalam air adalah hal terpenting sebelum melanjutkan pelajaran yang selanjutnya. Semoga bermanfaat!