Perhatikan Aturan Pertanggungan Asuransi Kesehatan

Sehat itu mahal, ini adalah kalimat yang umum dikenal masyarakat saat ini. Tidak heran memang, melihat semakin tingginya biaya yang harus di bayarkan oleh pasien atau keluarganya ketika sedang terkena suatu penyakit. Bahkan untuk penyakit yang masuk ke dalam kategori penyakit umum pun, biaya yang harus di keluarkan cukup tinggi, apalagi jika terkena salah satu penyakit kronis yang membutuhkan perawatan khusus di Rumah Sakit, jelas biaya yang harus dikeluarkannya akan lebih tinggi. Untuk mengantisipasi biaya berobat yang semakin tinggi banyak masyarakan yang memilih menggunakan Asuransi Kesehatan untuk mengcover biaya berobatnya ketika sakit nanti.

Bagi nasabah Asuransi Kesehatan biasanya hanya berkonsentrasi pada biaya premi yang harus di bayarkan per bulan dan nilai pertanggungan yang akan didapatkan jika nasabah mengalami suatu penyakit. Padahal ada satu hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan, yaitu aturan pembayaran pertanggungan pada nasabah. Aturan di sini bukan terkait pada syarat dan ketentuan perusahaan membayar pertanggungan, namun mengenai tata cara pembayaran biaya pertanggungan. Secara umum, dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  • Biaya pertanggungan dibagi menjadi per kategori

Aturan ini umum digunakan oleh sebagian besar perusahaan asuransi di Indonesia. Pada polis biasanya akan tercantum jumlah maksimal penggantian setiap kategorinya, misalnya penggantian untuk obat, rawat inap per harinya, biaya operasi, dokter dan sebagainya. Dengan adanya batas maksimal ini maka sekalipun total biaya berobat nasabah belum mencapai platform, namun biaya berobat yang diganti hanya sebatas maksimal per kategorinya.

Contohnya nasabah mengambil asuransi kesehatan dengan total platform 50 juta, dengan pembagian kategori dokter sebesar 2 juta dan obat sebesar 3 juta. Ketika nasabah tersebut dirawat dirumah sakit dengan total biaya dokter senilai 2.5 juta dan biaya obat 4 juta, artinya nasabah tersebut tetap harus membayar sisa biaya dokter senilai 500ribu (2,5 juta – 2 juta) dan biaya obat senilai 1 juta (4 juta – 3 juta) meskipun total platform keseluruhan belum melebihi batas.

  • Biaya pertanggungan dibayarkan sesuai tagihan

Biaya yang di tanggung perusahaan asuransi akan disesuaikan dengan tagihan rumah sakit, dan selama tidak melebihi platform maka perusahaan asuransi akan menanggung penuh. Sehingga nilai platform yang menjadi hak nasabah akan bisa dimanfaatkan secara maksimal. Namun, beberapa kategori seperti kamar rawat, biaya ambulance, biaya rawat jalan tetap di berika batas maksimal penggantian.