Menyiapkan Rumah untuk Musim Hujan

, , Comment closed

Indonesia sudah mulai memasuki musim penghujan, maka tidak ada salahnya untuk bersiap-siap menghadapinya sedini mungkin. Musim hujan yang biasanya terjadi selama 6 bulan ini memang membuat udara semakin sejuk, namun ketika hujan mengguyur selama terus menerus alias nonstop, maka dampak buruk pun bisa terjadi, misalnya saja banjir.  Salah satu cara ang bisa kita lakukan untuk mengatasi dampak buruk ini misalnya adalah dengan mempersiapkan rumah kita agar tidak bocor, misalnya saja dengan menggunakan cat anti bocor atau meninggikan ketinggian rumah agar air banjir tidak masuk ke dalam rumah.

Selain cara tersebut masih ada beberapa hal lain lagi yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan rumah menjelang musim hujan ini, di antaranya:

Atap Rumah

Ini merupakan bagian yang paling penting dari rumah yang harus diperhatikan. Atap rumah yang bocor tentunya akan menjadi masalah yang sangat mengganggu selama musim penghujan. Cobalah periksa atap untuk melihat apakah ada genteng yang posisinya merosot atau perlu diganti. Untuk atap dari beton, asbes atau sirap periksa apakah ada kemungkinan terjadi retak rambut. Bila ada segera beri kawat kasa dan waterproof atau cat anti bocor. Sementara bila terjadi retak yang besar, maka harus dibobok dan diplester kembali.

Usahakan untuk melakukan pemeriksaan atap setidaknya setiap 2-3 bulan sekali.

Saluran Air

Kebocoran atau rembesan air tidak hanya bisa terjadi di atap rumah, namun juga dari pintu, jendela, saluran air di rumah. Selokan yang tersumbat misalnya bisa menyebabkan air meluap ketika hujan turun dengan deras dan masuk kerumah melalui saluran air atau sela-sela pintu, terutama bila posisi rumah terletak lebih rendah dibandingkan dengan posisi jalanan.

Karenanya, bersihkanlah saluran air dan selokan dari sampah dan kotoran lain yang menumpuk dan menyumbat selokan.

Lantai

Karpet yang lembab karena terkena bocoran atau banjir tentu saja akan berbau tidak enak dan bisa menyebabkan masalah kesehatan bagi penghuni rumah. Karenanya, sebaiknya singkirkanlah karpet lantai selama musim hujan untuk menghindari hal semacam itu. Selain itu, singkirkanlah barang-barang dari lantai, misalnya saja sepatu, majalah, buku dan sebagainya, atau taruhlah di tempat yang lebih tinggi. Sehingga bila terjadi banjir, barang-barang tersebut sudah aman. Akan lebih bagus lagi bila kita menaruh barang-barang tersebut di lantai dua rumah yang lebih aman.

Kelistrikan

Pastikan kabel-kabel listrik tidak berserakan serta tidak ada yang terbuka. Ini untuk menghindari terjadinya risiko arus pendek atau bahaya lain bila terjadi banjir di dalam rumah. Segera padamkan listrik bila air masuk ke dalam rumah dan hampir mendekati stop kontak.

Semoga bisa membantu Anda mempersiapkan rumah di saat musim penghujan!