Menikmati Rose Reading Room yang Kembali Buka

, , Comment closed

Seberapa sering Anda berkunjung ke perpustakaan? Pastinya sudah jarang sekali, ya! Perpustakaan identik dengan ruangan yang sepi, kuno, dan juga sunyi sehingga tidak banyak orang yang ingin mampir ke sana. Seperti perpustakaan yang ada di New York ini, misalnya. Ruangannya ditutup selama dua tahun untuk proses renovasi dan penambahan fasilitas, lho.

Setelah ditutup secara temporer selama dua tahun untuk renovasi, New York Public Library kembali membuka ruangan bersejarah Rose Main Reading Room dan Bill Blass Public Catalog Room lebih cepat dari jadwal pada tanggal 5 Oktober 2016. Penantian selama dua tahun tidak sia-sia, sebab hasil renovasinya sangat mencengangkan dan mengejutkan banyak pihak dalam artian positif.

Rose Main Reading Room mulai direnovasi pada Mei 2014 sejak ornamental rosette mulai berjatuhan dari langit-langit ruang baca ini. Menyusul kejadian tersebut, pihak perpustakaan mulai menginvestigasi apa yang menyebabkan jatuhnya ornamental rosette itu. Ternyata, meski setelah penyelidikan perpustakaan ini masih dalam keadaan baik, pihak pengurus memutuskan untuk melakukan perubahan dan perbaikan. Dimulai dari memperbaiki rosette, mengganti furnitur dan ornamen yang sudah agak lapuk, dan juga memasang lampu LED.

Memasuki Rose Main Reading Room yang berada di New York Public Library, Anda akan disambut dengan langit-langit bergaya impresionalisme dengan ukiran yang sangat megah. Tidak hanya itu, mata Anda juga akan dimanjakan dengan dinding berbata berwarna pastel, yang berpadu dengan rak buku bermaterial kayu, dengan parket berwarna senada. Ruangan membaca ini benar-benar akan membuat keinginan membaca Anda muncul kembali.

Berdasarkan press release yang diberikan untuk khalayak luas, kurator memutuskan bahwa mural Bill Blass yang berada di Bill Blass Catalog Room juga telah mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki, sehingga muralist EverGreene Architectural Arts menciptakan kembali 27 dari 33 foot mural yang ada di langit-langit. Sungguh mengesankan.

Tertarik untuk mengunjungi perpustakaan ini?