Membangun Rumah dengan Konsep Back to Nature

, , Comment closed

Saat ini mulai banyak orang yang membangun rumahnya dengan konsep Back to Nature, yaitu dengan menggunakan bahan-bahan dari alam agar rumahnya terlihat lebih alami dan natural. Hal yang paling umum yaitu mengganti dinding yang biasa terbuat dari semen dan bata, dengan menggunakan bahan kayu. Umumnya warna kayu akan tetap dipertahankan seperti aslinya, dan hanya diberikan Cat Pelapis saja pada permukaan kayu untuk membuat kayu menjadi lebih awet.

Selain dari penggunaan kayu untuk dinding rumah, banyak juga yang menggunakan kayu untuk bahan dasar lantainya. Dengan menggunakan kayu sebagai bahan dasar pembuatan rumah, rumah tidak hanya akan tampak alami tetapi juga terkesan lebih segar dan membuat nyaman. Rumah dengan bahan dasar kayu ini sering juga disebut dengan rumah kayu.

Kayu yang digunakan untuk dinding rumah dapat kita pilih sesuai dengan selera kita. Ada beberapa yang memanfaatkan potongan-potongan kayu dan dengan sedikit kreatifitas potongan kayu tersebut dapat di kreasikan menjadi sebuah dinding yang cantik dan artistik. Ada pula yang menggunakan kayu yang kemudian diukir dengan motif sesuai dengan selera. Kedua hal ini akan menghasilkan rumah yang alami dan penuh dengan nilai seni, tapi cukup sulit untuk menjaga kebersihannya karena kayu yang memiliki banyak sudut (pada ukiran) cukup sulit untuk dibersihkan. Bagi yang ingin rumahnya tampak alami namun sederhana, dapat menggunakan kayu yang telah berbentuk papan kemudian disusun secara rapih.

Menggunakan kayu sebagai bahan dasar rumah memang akan meningkatkan nilai seni pada rumah, hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Kayu sangat mudah terbakar, sehingga ada baiknya jika ruangan yang terkena kontak langsung dengan api tetap tidak menggunakan bahan dasar kayu untuk pembuatannya. Contohnya saja seperti dapur.
  • Kayu lebih cepat lapuk jika sering terkena air. Karena itulah untuk ruangan yang mengandung banyak air atau lembab lebih baik tidak menggunakan kayu, contohnya seperti kamar mandi. Selain mudah lapuk, air juga akan merusak lapisan kayu dan membuatnya cepat berjamur.
  • Kayu sangat mudah diserang rayap, jadi jika suatu daerah merupakan daerah yang sering ditinggali oleh rayap, lebih baik hindari pembangunan rumah kayu.
  • Kayu mudah memuai, hal inilah yang cukup sulit untuk ditangani. Jika pemasangan kayu tidak dilakukan dengan cara yang tepat, kayu dapat menyusut dan terjadi renggangan antar sambungan pada kayu.