Ini Alasan Mengapa Berkendara Dekat Truk Berbahaya!

, , Comment closed

truk

www.isukepri.com

Berkendara dijalan raya berdekatan dengan truk distributor solar atau bahan bakar lainnya bisa membawa malapetaka jika tidak berhati-hati. Sudah banyak sekali kejadian kecelakaan yang berakibatkan nyawa orang melayang karena kelalaian pengendara. Kejadian menakutkan tersebut tidak bisa disalahkan hanya pada pengendara truk, namun juga siapa aja yang sedang berkendara dekat dengan truk tersebut.

Anda harus memahami informasi yang akan disampaikan di artikel ini mengenai apa yang menyebabkan berkendara berdekatan dengan truk-truk besar dengan muatan bahan bakar ini sangatlah berbahaya. Yang pertama adalah titik buta yang dimiliki truk ini. Setiap kendaraan memiliki titik buta atau blind spot masing-masing. Namun khusus truk, titik butanya lebih luas dan banyak daripada kendaraan kecil lainnya. Truk besar seperti truk muatan bahan bakar memiliki tiga titik buta, berikut adalah sedikit penjelasannya:

  • Bagian depan. Karena truk ini memiliki bentuk tubuh yang tinggi, sulit bagi pengendara truk untuk melihat kendaraan yang ada tepat dibagian depan truk. Maka dari itu Anda harus bisa memberi jarak dan usahakan untuk tidak menyalip kendaraan Anda didepan truk karena sangat berbahaya.
  • Bagian samping. Bagian samping kiri truk memiliki titik buta atau blind spot yang lebih luas dari pada yang dikanan karena di Indonesia pengendara ada di sebelah kanan. Ini harus sangat diwaspadai terutama ketika mengendarai kendaraan Anda untuk tidak berdekatan dengan bagian samping truk. Sangat fatal jadinya jika truk secara mendadak belok dan tidak melihat lokasi Anda.
  • Bagian belakang. Truk memiliki tempat muatan yang harus dibawa kapanpun dan dimanapun, membuat pengemudi tidak dapat melihat kebelakang dari kaca spion. Anda wajib menghindari berkendara dekat dengan bagian ini karena sangat berbahaya, terutama ketika jalanan tanjakan. Jaga jarak Anda untuk mencegah kejadian yang tidak menyenangkan.

Selain titik buta atau blind spot, truk juga harus memiliki ruang yang luas ketika ingin berbelok atau berganti arus jalan. Anda harus berhati-hati, pastikan untuk tidak berkendara di daerah titik buta seperti diatas dan selalu menjaga jarak, terutama ketika berada dijalan tol. Kadang keinginan untuk buru-buru untuk cepat sampai membuat Anda melupakan seberapa bahayanya mengebut dan menyalip truk.

Untuk truk bermuatan bahan bakar, Anda harus berhati-hati lebih. Hal ini disebabkan muatan yang dibawa oleh truk tersebut. Jika terjadi kecelakaan dan mengenai bagian muatan besar kemungkinannya kendaraan bisa meledak dan terbakar, membuat keadaan semakin buruk. Maka dari itu Anda harus dapat mencegah kejadian-kejadian seperti ini dengan displin dalam berkendara. Semoga informasi ini bermanfaat! (Della)