Bagaimana Tanda Seorang Bayi Terinfeksi HIV AIDS?

, , Comment closed

Tidak ada orangtua manapun yang tidak sedih melihat anaknya sakit. Apalagi jika sampai terinfeksi virus mematikan seperti HIV AIDS. Bayi yang terinfeksi virus ini biasanya memiliki ibu dengan HIV AIDS di dalam tubuhnya. Meskipun begitu, kita tidak bisa menyalahkan sang ibu jika tetap ingin memiliki anak, karena sebagai seorang perempuan hal yang wajar jika ingin merasakan pengalaman menjadi seorang ibu. Apalagi tidak semua ibu dengan HIV AIDS pasti menginfeksi bayi yang dilahirkannya. Bayi yang lahir dalam situasi ini biasanya akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan khusus yang dilakukan secara rutin agar terinfeksi atau

kesehatan anak

kesehatan anak

tidaknya bayi dapat segera diketahui.

Sayangnya, melakukan pemeriksaan virus ini pada bayi berbeda dengan pada orang dewasa yang cenderung lebih mudah. Menurut situs spiritia, tes yang dilakukan pada orang dewasa adalah tes antibodi terhadap HIV, bukan tes mengenai virus itu sendiri. Sementara, pada bayi dengan ibu penderita HIV AIDS, bayi akan menerima antibodi ini dari ibu melalui plasenta. Sehingga ketika dilakukan pemeriksaan, bisa dipastikan bahwa hasilnya akan positif walaupun sebenarnya bayi tersebut tidak terinfeksi virus.

Namun, bukan berarti Anda tidak bisa melakukan apapun untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi. Setidaknya, ada beberap gejala yang ditunjukkan oleh bayi yang terinfeksi virus ini biasanya menunjukkan beberapa gejala, diantaranya:

  • Pertumbuhan lambat
  • Demam
  • Diare
  • Infeksi telinga
  • Sering kejang

Memang bayi masih memiliki sistem imun yang lemah sehingga lebih mudah sakit dibandingkan dengan orang dewasa. Namun jika Anda menemukaan anak lebih sering sakit daripada kondisi bayi lain pada umumnya, maka hal tersebut bisa menjadi satu tanda bahwa anak Anda memang positif terinfeksi virus ini. Sebab ketika seseorang terinfeksi virus ini, maka virus ini akan menghancurkan sel CD4. Padahal sel tersebut merupakan jenis sel darah putih yang berfungsi untuk membantu tubuh melawan infeksi.

Selain itu, beberapa penyakit lain yang rentan menyerang bayi dengan HIV AIDS yaitu TBC, Herpes Zoster (cacar ular), dan infeksi paru-paru berat. Jika bayi memiliki faktor risiko terinfeksi HIV AIDS cukup besar dan mengalami beberapa gejala di atas, maka dokter akan memberikan perawatan khusus. (Vita)