4 Kesalahan Dalam Memiliki Website

, , Comment closed

Website menjadi hal wajib yang dimiliki oleh sebuah bisnis, kepemilikan website biasanya juga yang pasti disarankan jika Anda berencana untuk memakai digital agency di jakarta .Namun, membuat webiste saja tidaklah cukup kalau ternyata website Anda tidak maksimal.

Jika Anda berniat memiliki sebuah website ataupun ingin mengembangkan website Anda, pastikan Anda

  1. Tidak Mobil Friendly

Saat ini sebuah website harus mobile friendly, alias dapat diakses secara mobile. Hal ini wajib dilakukan seiring berkembangnya dunia digital dimana pengguna ponsel terus berkembang dan ingin kemudahan dalam mengakses apapun secara mobile. Jika website Anda belum memiliki website yang mobil friendly maka website akan gagal menarik pengunjung dan akan berpengaruh pada traffic website Anda dan penilaian Google

Jadi, untuk memastikan bahwa website Anda dapat dibuka melalui gadget apapun, pastikan bahwa desain website Anda ringan dan responsif. Anda dapat mencek tampilan website Ada melalui Google Search Console Mobile Friendly Test.

  1. Tidak Memiliki Konten atau Konten Sudah Basi dan Jarang Update

Konten adalah raja. Usahakan website Anda memiliki konten yang fresh, diupdate secara berkala, dan dapat menarik minat pengunjung website. Website dengan konten yang jarang atau sedikit, apalagi copy paste dari website lain pastinya akan mengurangi kredibilitas brand itu sendiri.

Konten dalam website akan membantu robot google mengindeks website Anda sehingga bagus dimata google

  1. Desain dan Tata Letak yang Menjengkelkan, Berantakan, dan Ketinggalan Zaman

Desain website kadang disamakan sebagai tampilan yang mewakili brand, namun harus disesuaikan juga agar desain website tetap desain yang tidak ketinggalan zaman, enak dilihat mata, tata letak tidak berantakan, tidak dipenuhi banner iklan dan sebagainya. Hal-hal tersebut menjengkelkan dan dapat menyebabkan calon pengunjung segera keluar dari website Anda.

  1. Tidak Memiliki Call to Action yang Jelas

Setelah membuat konten yang jelas, Anda harus memasukkan call to action yang jelas sehingga akan membuat pengunjung mengerti apa yang bisnis Anda tawarkan. Anda dapat memberikan instruksi yang jelas dalam bentuk kalimat, link, atau tombol ajakan untuk melakukan tindakan terhadap bisnis Anda.