4 Cara Optimasi Artikel Lama Agar Dapat Bersaing di Google

, , Comment closed

Optimasi website dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satu caranya adalah dengan selalu melakukan update pada content secara berkala. Selain melakukan update konten yang baru, Anda juga dapat meng-update konten blog Anda yang sudah lama agar konten tersebut lebih optimal

Berikut cara optimasi artikel lama:

  1. Jangan Tulis Ulang

Jika Anda memiliki ide baru namun ternyata sudah pernah menulis artikel dengan tema yang sama, maka jangan membuat halaman atau postingan baru ketika melakukan penulisan ulang. Anda tinggal mengedit content yang sudah ada dengan ide yang baru.

Hal ini dilakukan karena jika Anda membuat halaman baru untuk konten yang sudah pernah dipublikasikan maka konten baru dan lama ajan saling bersaing. Di sisi lainnya artikel yang lama sudah teroptimasi dengan baik akan kehilangan SEO dan keyword yang sudah ada.

  1. Meninjau Ulang Topik dan Periksa Apakah Masih Relevan

Bila ada topik terbaru, Anda dapat memanfaatkan ini untuk bahan konten Anda. Melalui google trends Anda dapat melakukan riset keyword yang sedang trending. Jika topik Anda tidak lagi relevan (contoh manfaat penggunaan disket, tentu topik ini tidak lagi relevan sekarang karena tidak akan ada yang masih menggunakan disket), carilah hal-hal yang sedang booming dan banyak diperbincangkan orang saat ini yang ada hubungannya dengan topik yang pernah Anda tulis. Dengan sedikit pengeditan, tulisan lama Anda akan kembali muncul dengan tampilan yang baru.

  1. Pastikan CTA atau Call to Action yang relevan

Cara optimasi artikel lama yang ketiga adalah pastikan call to action anda menjadi relevan. Ya, Setiap unggahan atau page anda harus memiliki CTA, yang dikenal sebagai tombol atau link “call to action“. Setelah Anda membuat semua update, salin semuanya dari dokumen Word Anda dan tempelkan kembali ke website. Coba lakukan peninjauan akhir, kemudian klik tombol ‘update’ atau ‘publish’.

  1. Menghapus Konten Lama yang sudah tidak digunakan lagi

Penghapusan konten lama sebenarnya tidak dianjurkan, namun jika Anda menilai konten tersebut sudah tidak mungkin untuk ditulis ulang atau dimodifikasi. Contohnya adalah konten tentang produk atau layanan yang tidak lagi Anda tawarkan, peluang karir lama yang sudah terisi atau topik lama yang mungkin bisa membuat audiens menganggap tidak profesional. Tapi pastikan Sebelum Anda menekan tombol “Hapus”, buatlah aturan pengalihan sehingga pengunjung yang menemukan URL asli akan dialihkan ke halaman produk lain atau unggahan yang masih ada saat ini. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan 301 redirect. Nah berikut tadi merupakan beberapa cara optimasi artikel lama pada website anda. Memastikan konten di website Anda agar tetap fresh dan up to date adalah suatu keharusan. Selain itu untuk optimalkan website, anda bisa beli domain dan hosting murah