3 Teknik SEO yang Sering Dilakukan

, , Comment closed

Salah satu cara mengoptimasi website adalah dengan melakukan SEO atau search engine optimization. SEO seperti sebuah investasi panjang, yang hasilnya akan sangat memuaskan jika di optimasi dengan baik dalam wakyu yang lama. Namun sayangnya teknik SEO yang dijalankan masing-masing Digital Agency di Jakarta berbeda-beda

Untuk mengetahui mana yang baik dan yang kurang baik, coba perhatikan beberapa 3 teknik SEO di bawah ini!

 

White Hat SEO

Teknik SEO ini adalah teknik yang sangat disarankan karena tidak beresiko untuk website. Sistem kerja white hat seo biasanya sejalan dengan apa yang dianjurkan oleh Google sendiri. Misalnya : mengandalkan artikel yang baru, website selalu update, mendapatkan backlink dari sumber yang terpercaya dan masih banyak lagi. Jika menggunakan white hat SEO, ketika Google dengan algoritmanya melakukan “pembersihan”, maka website Anda akan tetap aman.

Kekurangan dari teknik white hat SEO ini adalah membutuhkan waktu yang relatif lama untuk melihat hasilnya. Namun hasilnya akan relatif stabil walaupun berbagai algoritma Google melakukan update

Black Hat SEO

Kebalikan dari white hat SEO 100%, Black SEO merupakan praktik mengoptimasi website dengan cara yang bisa dibilang curang dan ini sangat berbahaya. Cara kerja dari Black SEO ini dilakukan dengan menggunakan software atau tools otomatis dan mencari massive backlink sampai ribuan dalam waktu yang sangat singkat. Hasilnya tentu dapat dilihat dengan waktu yang cepat juga, namun ini tidak akan bertahan lama karena Algoritma-algoritma Google yang ada akan segera mengetahuinya

Dampak yang ditimbulkan adalah biasanya website akan terkena pinalti oleh Google, sehingga tidak dapat ditemukan di mesin pencarian Google.

 

Gray Hat SEO

Selain white dan black SEO, dikenal pula istilah Gray SEO. Teknik ini bisa dibilang menggabungkan kedua teknik SEO, namun tetap tidak disarankan karena masih ada teknik black hat SEO di dalamnya.

Selain itu untuk membantu teknik ini biasanya akan bekerja sama dengan digital agency, influencer seperti blogger atau youtuber sebagai teknik link buidlingnya sehingga hasil yang didapat lebih maksimal dan pesannya yang dingin disampaikan kepada user lebih dapat.